
Ketua panitia pelaksana Bambang Subagio mengatakan, peserta pelatihan berasal dari berbagai kelompok kerja (Pokja) RBM seperti Pokja Tenaga Pelatih Masyarakat, Advokasi Hukum dan Community Base Monitoring (CBM). ”Sesuai dengan tugas masing-masing Pokja, RBM PNPM Mandiri Perdesaan Nganjuk nantinya akan mensosialisasikan dan menindaklanjuti dengan pelatihan ditingkat kecamatan yang tersebar pada 17 kecamatan serta mengembangkan kegiatan belajar kolektif masyarakat,” kata Bambang Subagio, Senin (13/12). Sementara itu Koordinator kelompok kerja (Pokja) Tenaga Pelatih Masyarakat (TPM) RBM PNPM Mandiri Perdesaan Nganjuk Darminto saat mendampingi pembukaan Training of Trainer (TOT) RBM mengharapkan RBM yang telah dibentuk dapat memberikan penguatan kepada masyarakat guna mewarnai kegiatan pembangunan khususnya ditingkat desa dalam konteks pemberdayaan masyarakat. Setelah mendapat pelatihan diharapkan peserta Training of Trainer (TOT) juga dapat memberikan masukan guna peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat miskin.
”Setelah dilatih, kami berharap anggota RBM dapat berinteraksi dengan masyarakat melalui bidang kelompok kerjanya masing-masing,” harap Sugianto, S.Sos, MM selaku PjOKab PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Nganjuk.
RBM ( Ruang Belajar Masyarakat ) masyarakat Setelah dilatih,harapanya anggota RBM dapat berinteraksi dengan masyarakat melalui bidang kelompok kerjanya masing-masing, jelasnya kalo Pokjanya berjalan ,namun kalo jalan di tempat apa jadinya ayo di motivasi dooooong .................... Nganjuk
BalasHapusapakah sudah berjaan dalam hal pelatihan pertanian kreatif?
BalasHapus